3 Efek Negatif Ketika Orangtua Melakukan Kekerasan Fisik Pada Anaknya Karena Nakal

Pada dasarnya setiap anak itu tidak bisa diam dan selalu ingin bergerak. Berlari lari, loncat loncatan, teriak teriak, berkelahi, atau kenakalan anak yang lainnya. Sehingga kadang membuat orangtuanya merasa kesal karena apa yang diperbuatnya itu dianggap sebagai sebuah kenakalan. Ketika orangtua sudah sangat kesal akan kenakalan anaknya itu terkadang ada beberapa orangtua yang cara menasihatinya itu dengan melakukan kekerasan fisik. Misalnya saja dengan menjewer kupingnya, menamparnya, atau bahkan ada yang memukulkan benda keras ke tubuh anaknya yang nakal. Ada 3 efek negatif ketika orangtua melakukan kekerasan fisik pada anaknya karena nakal diantaranya yaitu :

  1. Anak Akan Mengalami Kesakitan

Ketika seorang anak nakal dan cara orangtua menasehatinya itu dengan cara kekerasan maka biasanya akan menimbulkan rasasakit pada si anak. Sebagai contoh orangtua yangmemukul kaki anaknya dengan sapu atau benda keras lainnya,tentu hal ini akan menyebabkan kaki si anak merasa sakit saat berjalan.

  1. Anak Akan Mengalami Bekas Luka Atau Bahkan Cacat Fisik

Kekerasan fisik yang dilakukan oleh orangtua terkadang meninggalkan bekas ditubuh si anak misalnya saja lebam di tubuh. Atau juga bahkan pernah saya dengar adanya anak yang mengalami kekerasan dari orangtuanya hingga membuat tangannya itu patah. Sehingga si anak harus kehilangan satu tangannya karena tidak dapat berfungsi lagi.

  1. Anak Akan Mengalami Trauma

Terkadang adanya orangtua yang tidak bisa menahan emosinya sehingga ketika sangat marah pada anaknya itu tanpa sadar telah melakukan sebuah kekerasan yang sangat brutal pada anaknya. Hal ini tentunya akan membuat si anak sangat takut bahkan mungkin akan trauma akan kejadian itu.

Itulah 3 efek negatif ketika orangtua melakukan kekerasan fisik pada anaknya karena nakal. Semoga bermanfaat.