Proses Perkembangan Janin Dari Trimester Pertama Sampai Trimester Ketiga

Sebagai ibu hamil, tentunya banyak sekali hal-hal yang harus kita perhatikan selama masa kehamilan. Ya, mulai dari aktivitas, pola tidur, asupan nutrisi, hingga memantau perkembangan janin. Terutama dalam urusan pemantauan janin, yang tentunya harus bunda ketahui. Tanpa banyak panjang lebar lagi, inlah proses perkembangan janin dari kehamilan trimester pertama hingga trimester ketiga :

* Proses Perkembangan Janin Pada Trimester Pertama

Pada fase trimester pertama kehamilan, maka akan diawali dengan pembentukan kantung ketuban. Ya, kantung ketuban tersebut akan menjadi tempat tumbuhnya embrio sebelum berubah menjadi janin. Fase tersebut juga akan dibarengi dengan pembentukan plasenta, sehingga plasentanya akan berfungsi sebagai penyalur nutrisi dari ibu ke bayinya.

Seperti yang dilansir dari situs parenting, janin yang masih berupa embrio itu memiliki ukuran sebesar biji kacang hijau. Itu sebabnya, mengapa pada fase bulan pertama ini bunda akan tampak tidak seperti orang yang sedang hamil. Ketika memasuki bulan kedua, barulah akan ada tonjolan kecil pada tubuh janin yang nantinya akan tumbuh menjadi sepasang kaki dan tangan. Terdapat juga system pencernaan dan sistem sensor yang sudah mulai berkembang. Yang lebih menariknya lagi, ternyata pada fase ini janinnya sudah dapat berpindah-pindah lho. Jika sudah memasuki akhir trimester kehamilan pertama, maka panjang dari janin tersebut akan mencapai 7,6 cm sampai 10 cm dengan berat sekitar 1 ons.

* Proses Perkembangan Janin Pada Trimester Kedua

Pada trimester kehamilan kedua, biasanya janin yang ada dalam kandungan bunda akan mengalami perkembangan yang lebih pesat lagi.  Ya, salah satunya pada bagian wajahnya seperti kelopak mata, alis, bulu mata, hingga kuku. Selain itu, akan ada dua lipatan kecil pada sisi wajah yang nantinya akan berbentuk menjadi sepasang telinga. Pada fase tersebut juga si kecil sudah dapat menghisap jempol serta meregangkan bagian tubuhnya.

Pada usia bulan kelima, biasanya janin tersebut sudah mulai ditumbuhi dengan rambut pada bagian kepanya, yang disertai dengan tumbuhnya lemak pada bagian kulit-kulitnya. Lemak tersebut berperan sebagai pelindung tubuh si kecil dari endapan cairan ketuban. Bagian jari jemari si kecil juga sudah mulai terbentuk dengan sempurna. Ketika memasuki akhir bulan di trimester kedua ini, maka panjang dari janinnya sudah mencapai 12 cm dengan bobot sekitar 900 gram.

* Proses Perkembangan Janin Pada Trimester Ketiga

Di awal bulan trimester kehamilan ketiga, maka tubuh si kecil sudah mulai diselimuti dengan lemak-lemak sehingga bobotnya akan semakin bertambah menjadi 1800 gram dengan panjang sekitar 36 cm. Yang lebih menariknya lagi, si kecil dalam kandungan bunda ini sudah dapat merespon rangsangan dari rasa sakit maupun paparan cahaya. Saat memasuki bulan ke delapan, maka tumbuh kembang si janin akan semakin melesat.

Pada fase ini, biasanya otak janin sedang dalam proses perkembangan yang optimal, yang secara bersamaan dengan bagian system internalnya. Itu sebabnya, mengapa bunda dapat merasakan gerakan-gerakan seperti sebuah tendangan, menggaruk-garuk, dan meraba-raba dari dalam perut. Ketika memasuki bulan ke sembilan, maka perkembangan dan pertumbuhan janin pun sudah terbilang cukup matang. Misalkan saja si kecil yang  sudah dapat mengejapkan mata, menggerakan kepala ke kanan dan ke kiri. Tak hanya itu, sikecil juga sudah memposisikan tubuhnya pada persiapan proses kelahirannya. Memasuki bulan terakhir trimester kehamilan ketiga, biasanya berat dari janin tersebut akan mencapai 3 kg hingga 3,2 kg dengan panjang sampai 46 cm sampai 51 cm.

Itulah proses pertumbuhan dan perkembangan janin mulai dari kehamilan trimester pertama hingga trimester ketiga.